Minggu, 03 April 2011

Usaha Bagi Hasil Peternakan Kambing

Saat ini dibuka pendaftaran untuk kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang. Sekarang dibuka peluang kepada para investor untuk target pengadaan 40 ekor kambing Kacang betina. 40 ekor kambing merupakan jumlah populasi minimal skala ekonomis dalam agrobisnis peternakan kambing.

Meskipun demikian, target pada tahap permulaan ini 20 ekor kambing Kacang betina atau setara dengan nilai investasi Rp15 juta (10 investor x Rp1,5 juta; Rp1,5 juta untuk 2 ekor kambing Kacang betina).

Sebagai langkah awal, usaha bagi hasil peternakan kambing ini difokuskan pada peternakan kambing Kacang atau kambing Kampung.

Meskipun badannya relatif kecil dibandingkan dengan kambing pedaging unggul seperti kambing Boer, kambing Boerka, atau kambing Boerawa, namun kambing Kampung sangat subur dan nafsu kawin pejantannya sangat luar biasa sehingga perkembang-biakannya sangat cepat.

Karena itu, berbeda dengan peternakan sapi dan kerbau, peternakan kambing memberikan hasil dalam waktu yang jauh lebih cepat.

Masa kebuntingan kambing Kacang hanya sekitar 5 bulan dan setelah sekitar 3 bulan menyusui anaknya, kambing Kacang sudah bisa kawin lagi.

Dengan demikian, dalam waktu sekitar 12 hingga 14 bulan, kambing Kacang mampu beranak dua kali.

Peluang pemasaran kambing Kacang di Bengkulu dan provinsi sekitarnya masih sangat besar.

Karena penggemar masakan daging kambing semakin banyak, rumah makan yang menyediakan berbagai menu masakan daging kambing semakin bertambah, dan permintaan daging kambing juga terus meningkat.

Kambing juga selalu dibutuhkan untuk aqiqah sebagai wujud syukur orang tua atas kelahiran anaknya dan untuk hewan qurban setiap tahun saat Lebaran Haji.

Tingkat kelahiran yang relatif tinggi juga membuat permintaan kambing untuk keperluan aqiqah tidak pernah berkurang.

Dengan sifatnya yang cepat berkembang biak, harga yang terjangkau (Rp750.000 di hari biasa dan Rp1 juta atau lebih saat Lebaran Haji dan untuk aqiqah), dan permintaan yang tinggi, bisnis peternakan kambing Kacang jelas sangat menguntungkan.

Selain itu, bisnis peternakan kambing Kacang yang sangat menguntungkan ini hanya memerlukan modal yang relatif kecil, hanya Rp1,5 juta untuk pengadaan dua ekor kambing Kacang betina.

Karena itu, Anda yang memiliki dana minimal Rp1,5 juta silakan mendaftar sebagai investor dalam usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang yang saya kelola ini.

Kirim email ke hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au untuk mendaftar sebagai investor.

Nilai investasi minimal per investor Rp1,5 juta

Pola investasi: perorangan

Dengan pola investasi perorangan ini, satu orang investor menyediakan dana Rp1,5 juta untuk pembelian dua ekor kambing Kacang betina.

Jangka waktu investasi 5 tahun.

Dana investasi Rp1,5 juta sepenuhnya milik Investor dan akan dikembalikan utuh tanpa potongan apa pun kepada Investor setelah berakhirnya jangka waktu investasi (5 tahun) kalau Investor tidak ingin memperpanjang kerja sama investasinya.

Jatah bagi hasil: 50% untuk investor, 50% untuk peternak.

Jatah bagi hasil 50% untuk investor ini adalah 50% dari hasil penjualan anak-anak kambing yang dihasilkan nanti, bukan 50% dari keuntungan penjualan.

Ingat, 50% dari penjualan lebih besar daripada 50% dari keuntungan karena keuntungan = nilai penjualan dikurangi biaya produksi.

Pembagian hasil dilakukan setiap kali terjadi penjualan anak-anak kambing Kacang yang dihasilkan nanti.

Dana investasi para investor dijamin dan dilindungi dengan surat perjanjian tertulis rangkap dua yang ditanda tangani kedua pihak dan diberi meterai yang dipegang oleh Investor dan Peternak.

Dalam kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang ini seluruh biaya produksi sepenuhnya ditanggung peternak.

Peternakan direncanakan mulai berjalan bulan Juli 2011 yang akan datang dan berlokasi di lahan milik sendiri di desa Batu Ampar, kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan.

Info Lebih Lanjut:
Kalau masih ada yang kurang jelas dan ada yang ingin ditanyakan sehubungan dengan penawaran ini, jangan sungkan menghubungi hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au untuk info lebih lanjut.

Cara Pendaftaran:
Kirim email ke hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au dan sampaikan keinginan Anda untuk mendaftar sebagai investor dengan memberikan data diri (nama lengkap, alamat domisili lengkap, dan nomor KTP).

Setelah itu saya akan meminta transfer dana investasinya ke:
Hipyan Nopri
Bank Mandiri KCP Padang Sudirman
Nomor rekening: 111-00-0435-1629

atau

Hipyan Nopri
Bank BCA KCU Padang
Nomor Rekening: 0321-672-859

Setelah transfer diterima, dua eksemplar surat perjanjian yang keduanya telah saya beri meterai dan tanda tangani dikirim lewat pos ke alamat investor.

Selanjutnya, investor mengirim kembali satu eksemplar surat perjanjian tsb lewat pos ke alamat saya.

Dengan demikian, Peternak dan Investor sudah terikat perjanjian kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang, dan Peternak akan memberikan informasi berkala kepada Investor mengenai perkembangan ternaknya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes