Minggu, 24 April 2011

Penggemukan dan Pembibitan Domba di Desa Purwodadi

Beternak Domba, merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Pertama, karena beternak Domba tidak memerlukan lahan yang luas. Kedua, Domba memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sehingga mudah dipelihara dan dikembangkan. Ketiga, untuk berkembang biak kambing tidak memerlukan waktu yang lama. Keempat, bahan pangan kambing tidak mahal harganya karena dapat memanfaatkan limbah pertanian. Dapat dicatat bahwa kambing merupakan sumber protein yang bernilai gizi tinggi.

Beternak Domba, merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Pertama, karena beternak Domba tidak memerlukan lahan yang luas. Kedua, kambing memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sehingga mudah dipelihara dan dikembangkan. Ketiga, untuk berkembang biak kambing tidak memerlukan waktu yang lama. Keempat, bahan pangan Domba tidak mahal harganya karena dapat memanfaatkan limbah pertanian. Dapat dicatat bahwa kambing merupakan sumber protein yang bernilai gizi tinggi.

Pangsa pasar Domba tergolong baik, karena kambing disamping sangat dibutuhkan masyarakat sebagai sumber pangan dan gizi juga peluang ekspornya masih terbuka. Menurut Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen Pertanian, Indonesia mempunyai peluang untuk mengekspor Domba 3 juta ekor setiap tahunnya ke Malaysia dan Timur Tengah. Peluang pasar untuk ternak kambing yang begitu besar telah mendorong masyarakat di desa Purwodadi Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung Jawa Tengah untuk beternak kambing. Melalui usaha ini diharapkan dapat ditingkatkan pendapatan masyarakat dan perbaikan ekonomi masyarakat.

Sabtu, 23 April 2011

Kegiatan IB








Kamis, 14 April 2011

Investor Pembiakan Kambing Kacang

Berikut ini para investor yang telah berpartisipasi dalam kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang yang saya kelola:

Tri Satyatama
Mas Tri Satyatama tinggal di Semarang, Jawa Tengah, dan menanamkan modal Rp1,5 juta dalam usaha bagi hasil pembiakan kambing Kacang betina.

Ahnan Alex
Mas Ahnan Alex tinggal di Pasuruan, Jawa Timur, dan ikut berinvestasi senilai Rp1,5 juta dalam pengembang-biakan dua ekor kambing Kacang betina.

Meutia Miranti
Mbak Meutia Miranti tinggal di Jakarta dan menyertakan modal Rp1,5 juta untuk peternakan kambing Kacang ini.

Suherman
Mas Suherman tinggal di Bandung, Jawa Barat, dan menyerahkan modal investasi sebesar Rp1,5 juta untuk pembiakan dua ekor kambing Kacang betina.

Justinus Bong Kim Joeng
Mas Justinus Bong tinggal di Jakarta dan menanamkan modal Rp1,5 juta dalam pembiakan kambing Kacang ini.

Aloisius Dedy Cahyanto
Mas Aloisius Dedy Cahyanto berasal dari Kebumen, Yogyakarta, dan ikut berinvestasi Rp1,5 juta dalam usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang ini.

Danang Fatkhuroji
Mas Danang Fatkhuroji tinggal di Surabaya, Jawa Timur, dan berinvestasi senilai Rp1,5 juta dalam usaha bagi hasil ini.

Suparman
Mas Suparman tinggal di Bone, Sulawesi Selatan, dan menginvestasikan dana Rp1,5 juta dalam kerja sama ini.

Hendra Yulianto
Mas Hendra Yulianto tinggal di Serang, Banten, dan berpartisipasi dalam kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang dengan menyetorkan modal Rp1,5 juta.

Kartono
Mas Kartono tinggal di Jakarta dan ikut menginvestasikan dana Rp3 juta untuk pengadaan empat ekor kambing Kacang betina.

Nugroho Sujatmiko
Mas Nugroho tinggal di Jakarta dan ikut serta dalam usaha bagi hasil pembiakan dua ekor kambing Kacang betina dengan penyertaan modal Rp1,5 juta.

Eni Rusmini
Mbak Eni tinggal di Yogyakarta dan menyerahkan dana investasi Rp1,5 juta untuk pembiakan dua ekor kambing Kacang betina.

D. Sumantry
Mas Sumantry tinggal di Tangerang dan menyertakan dana Rp1,5 juta dalam usaha bagi hasil peternakan kambing ini.

Minggu, 03 April 2011

Usaha Bagi Hasil Peternakan Kambing

Saat ini dibuka pendaftaran untuk kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang. Sekarang dibuka peluang kepada para investor untuk target pengadaan 40 ekor kambing Kacang betina. 40 ekor kambing merupakan jumlah populasi minimal skala ekonomis dalam agrobisnis peternakan kambing.

Meskipun demikian, target pada tahap permulaan ini 20 ekor kambing Kacang betina atau setara dengan nilai investasi Rp15 juta (10 investor x Rp1,5 juta; Rp1,5 juta untuk 2 ekor kambing Kacang betina).

Sebagai langkah awal, usaha bagi hasil peternakan kambing ini difokuskan pada peternakan kambing Kacang atau kambing Kampung.

Meskipun badannya relatif kecil dibandingkan dengan kambing pedaging unggul seperti kambing Boer, kambing Boerka, atau kambing Boerawa, namun kambing Kampung sangat subur dan nafsu kawin pejantannya sangat luar biasa sehingga perkembang-biakannya sangat cepat.

Karena itu, berbeda dengan peternakan sapi dan kerbau, peternakan kambing memberikan hasil dalam waktu yang jauh lebih cepat.

Masa kebuntingan kambing Kacang hanya sekitar 5 bulan dan setelah sekitar 3 bulan menyusui anaknya, kambing Kacang sudah bisa kawin lagi.

Dengan demikian, dalam waktu sekitar 12 hingga 14 bulan, kambing Kacang mampu beranak dua kali.

Peluang pemasaran kambing Kacang di Bengkulu dan provinsi sekitarnya masih sangat besar.

Karena penggemar masakan daging kambing semakin banyak, rumah makan yang menyediakan berbagai menu masakan daging kambing semakin bertambah, dan permintaan daging kambing juga terus meningkat.

Kambing juga selalu dibutuhkan untuk aqiqah sebagai wujud syukur orang tua atas kelahiran anaknya dan untuk hewan qurban setiap tahun saat Lebaran Haji.

Tingkat kelahiran yang relatif tinggi juga membuat permintaan kambing untuk keperluan aqiqah tidak pernah berkurang.

Dengan sifatnya yang cepat berkembang biak, harga yang terjangkau (Rp750.000 di hari biasa dan Rp1 juta atau lebih saat Lebaran Haji dan untuk aqiqah), dan permintaan yang tinggi, bisnis peternakan kambing Kacang jelas sangat menguntungkan.

Selain itu, bisnis peternakan kambing Kacang yang sangat menguntungkan ini hanya memerlukan modal yang relatif kecil, hanya Rp1,5 juta untuk pengadaan dua ekor kambing Kacang betina.

Karena itu, Anda yang memiliki dana minimal Rp1,5 juta silakan mendaftar sebagai investor dalam usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang yang saya kelola ini.

Kirim email ke hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au untuk mendaftar sebagai investor.

Nilai investasi minimal per investor Rp1,5 juta

Pola investasi: perorangan

Dengan pola investasi perorangan ini, satu orang investor menyediakan dana Rp1,5 juta untuk pembelian dua ekor kambing Kacang betina.

Jangka waktu investasi 5 tahun.

Dana investasi Rp1,5 juta sepenuhnya milik Investor dan akan dikembalikan utuh tanpa potongan apa pun kepada Investor setelah berakhirnya jangka waktu investasi (5 tahun) kalau Investor tidak ingin memperpanjang kerja sama investasinya.

Jatah bagi hasil: 50% untuk investor, 50% untuk peternak.

Jatah bagi hasil 50% untuk investor ini adalah 50% dari hasil penjualan anak-anak kambing yang dihasilkan nanti, bukan 50% dari keuntungan penjualan.

Ingat, 50% dari penjualan lebih besar daripada 50% dari keuntungan karena keuntungan = nilai penjualan dikurangi biaya produksi.

Pembagian hasil dilakukan setiap kali terjadi penjualan anak-anak kambing Kacang yang dihasilkan nanti.

Dana investasi para investor dijamin dan dilindungi dengan surat perjanjian tertulis rangkap dua yang ditanda tangani kedua pihak dan diberi meterai yang dipegang oleh Investor dan Peternak.

Dalam kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang ini seluruh biaya produksi sepenuhnya ditanggung peternak.

Peternakan direncanakan mulai berjalan bulan Juli 2011 yang akan datang dan berlokasi di lahan milik sendiri di desa Batu Ampar, kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan.

Info Lebih Lanjut:
Kalau masih ada yang kurang jelas dan ada yang ingin ditanyakan sehubungan dengan penawaran ini, jangan sungkan menghubungi hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au untuk info lebih lanjut.

Cara Pendaftaran:
Kirim email ke hipyannopri[@]yahoo[.]com[.]au dan sampaikan keinginan Anda untuk mendaftar sebagai investor dengan memberikan data diri (nama lengkap, alamat domisili lengkap, dan nomor KTP).

Setelah itu saya akan meminta transfer dana investasinya ke:
Hipyan Nopri
Bank Mandiri KCP Padang Sudirman
Nomor rekening: 111-00-0435-1629

atau

Hipyan Nopri
Bank BCA KCU Padang
Nomor Rekening: 0321-672-859

Setelah transfer diterima, dua eksemplar surat perjanjian yang keduanya telah saya beri meterai dan tanda tangani dikirim lewat pos ke alamat investor.

Selanjutnya, investor mengirim kembali satu eksemplar surat perjanjian tsb lewat pos ke alamat saya.

Dengan demikian, Peternak dan Investor sudah terikat perjanjian kerja sama usaha bagi hasil peternakan kambing Kacang, dan Peternak akan memberikan informasi berkala kepada Investor mengenai perkembangan ternaknya.

Minggu, 27 Maret 2011

Anoa: Kerbau Kerdil Asli Indonesia

Anoa atau kerbau kerdil merupakan subgenus Bubalus yang terdiri dari dua spesies asli Indonesia: Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis).

Bersambung

Jumat, 18 Februari 2011

Karakteristik Standar Domba Mouflon

Karakteristik standar domba Mouflon ini adalah karakteristik standar yang ditetapkan oleh Perhimpunan Peternak Domba Bulu Bertanduk Amerika (United Horned Hair Sheep Association, Inc.). Karakteristik standar domba Mouflon ini menjadi tujuan yang harus dicapai semua peternak domba Mouflon. Beberapa karakteristik standar wajib dipenuhi untuk pendaftaran domba Mouflon dan daftar lengkap karakteristik standar yang harus dipenuhi untuk pendaftaran domba Mouflon dicantumkan sesudahnya.

Karakteristik domba Mouflon yang kurang diharapkan dianggap sebagai penyimpangan dan bukan diskualifikasi. Domba Mouflon yang memperlihatkan penyimpangan pada salah satu karakteristik tertentu masih bisa didaftarkan. Namun demikian, domba Mouflon yang memperlihatkan karakteristik yang tergolong diskualifikasi tidak bisa didaftarkan. Domba Mouflon yang tidak memperlihatkan karakteristik yang wajib dipenuhi untuk pendaftarannya dianggap terdiskualifikasi dan tidak memenuhi syarat pendaftaran.

Domba Mouflon harus memperlihatkan karakteristik dan penampilan umum sebagai domba yang gagah. Domba Mouflon harus terlihat seperti atlet yang ramping dan menarik. Domba Mouflon bukan murni trah domba pedaging tapi merupakan trah domba yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan belum tentu mencapai bobot hidup yang tinggi atau memperlihatkan otot-otot yang dalam dan berat sebagaimana domba pedaging murni. Istilah yang tepat untuk menggambarkan domba Mouflon adalah domba yang penampilan dan sifatnya seperti rusa.

Kepala
Kepala domba Mouflon harus benar-benar seimbang dan sesuai dengan badannya dan berdiri tegak ketika dalam keadaan waspada. Domba Mouflon betina harus memperlihatkan wajah dan karakteristik yang lebih feminin daripada domba Mouflon jantan.

Tunggu kelanjutannya.

Selasa, 15 Februari 2011

Perincian Kontak

Hipyan Nopri (lk.)
Peternakan Firstanipo
Usaha Bagi Hasil Peternakan Kambing, Domba, Sapi, dan Kerbau
Onlen Tujuh Hari Seminggu

Jl. Bugis No. 96 Kompleks PT KAI (PJKA) Sawahan Timur
Padang 25111, Sumatera Barat, Indonesia

Email: hipyannopri[at]yahoo[dot]com[dot]au
Website: http://www.proz.com/translator/111189
Yahoo!Messenger ID: hipyannopri

Lokasi Peternakan
Kambing Peranakan Etawa, Jawa Randu, Kacang, dan Sapi Simental:
Desa Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat

Kambing, Domba, Sapi, & Kerbau:
Rencana Pusat Peternakan
Desa Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu

Perincian Bank
Hipyan Nopri
Bank BCA KCU Padang
Nomor Rekening: 0321-672-859

Hipyan Nopri
Bank Mandiri KCP Padang Sudirman
Nomor Rekening: 111-00-0435-1629

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes